Home / Keadaan Lingkungan

Keadaan Lingkungan

1. Kondisi Geografis

MAN Dolopo terletak dipinggir jalan raya/ jalan propinsi antara Kab./ Ko. Madiun  dan Kab. Ponorogo, tepatnya desa Glonggong Kec. Dolopo Kab. Madiun  Km. 17,7 bagian paling selatan wilayah Kab. Madiun. Kalau ditarik garis median antara kedua Kabupaten tersebut, posisi Madrasah ini berada ditengah-tengah membelah dua potensi  Madrasah Aliyah Negeri (MAN) yang ada di Kabupaten Ponorogo (MAN 1dan MAN 2 Ponorogo) arah keselatan, dan  dua Madrasah di kota Madiun (MAN 1 dan MAN 2 Madiun) arah keutara. Anak didik/siswa yang berasal dari Kabupaten Madiun, untuk menjangkau Madrasah Aliyah Negeri (MAN) didua wilayah Kabupaten dan Kota tersebut menggunakan jasa transportasi bus dua kali. Kondisi sebaliknya, untuk menjangkau MAN Dolopo Kab.Madiun dari anak didik/siswa yang berasal dari kedua wilayah Kabupaten dan Kota tersebut, cukup menggunakan satu kali jasa transportasi bus umum. Letak strategis ini akan lebih komplit bila menengok keberadaan  dua Madrasah Aliyah Negeri (MAN) lainnya di Kab.Madiun,  yang berada diposisi paling barat berbatasan dengan Kab. Magetan. Sering muncul ungkapan dari masyarkat setempat, untuk menambah wawasan berinteraksi dan bersosialisasi pada anaknya, selepas MTsN/SLTP seharusnya melanjutkan studi  ke kota. Opini Psikhis tesebut akan terjawab oleh keberadaan MAN Dolopo yang terletak dipinggir jalan raya dan di tengah-tengah komunitas pencari institusi pendidikan yang berkualitas.

2. Kondisi Ekonomi

Struktur Ekonomi masyarakat sekitar MAN Dolopo khususnya, dan masyarakat dikedua wilayah kab. Madiun dan Kab. Ponorogo pada umumnya, hampir 75% menekuni bidang pertanian: mulai dari petani pemilik lahan digarap sendiri, petani penggarap lahan orang lain (sewa tanah), buruh tani terikat maupun lepas. Sedang sektor ekonomi  perdagangan  dan PNS termasuk TNI / Polri secara akumulasi berada pada hitungan 25%. Madrasah Aliyah Negeri Dolopo yang mempunyai image sebagai lembaga pendidikan  biaya rendah/murah, dengan kurikulum yang berbasis lokal, menjadi alternatif bagi komunitas strata ekonomi menengah bawah (komunitas mayoritas) tersebut.

3. Kondisi Religi / Agama

Hampir menempati prosentase 95% penduduk Kecamatan Dolopo beragama Islam yang terbagi dalam ormas keagamaan NU 75% Muhamadiyah 25%, Karena latar belakang sosial yang hampir sama dalam struktur  masyarakat membentuk komunitas dan interaksi antara kedua ormas itu berjalan seimbang (equilibrium). Apabila ada gesekan antara keduanya lebih bersifat parsial bukan komunal. Kondisi ini menjadi modal sosial bagi pengembangan MAN Dolopo kedepan karena keberadaan Madrasah sebagai alternatif pilihan utama bagi masyarakat beragama mayoritas untuk meneruskan alternatif pilihan utama bagi masyarakat tersebut guna mendapatkan Pendidikan di Madrasah Aliyah.